Bagian Perjalanan 2

        Gimana kepalamu? Masih sakitkah? Demi apa kamu bilang tidak kenapa-napa cuma untuk menutupi rasa senang bisa bersorak ria menonton Festival Musik bersamaku. Raut wajahmu sudah sangat kesal dan marah dengan penonton belakang yang melempar sebotol air mineral yang masih utuh. 

        Malam itu adalah malam yang sangat menakjubkan untukku. Untuk pertama kalinya aku bisa menonton acara musik secara Live "Fourtwnty" bersama kamu dan sepasang teman SMK mu yang pernah kamu ceritakan bahwa dia adalah sahabat baikmu, kemanapun kamu berada pasti ada dia.

        Ini adalah salah satu List yang harus kita ceklis. Masih ada banyak ya perjalanan yang harus kita lalui, tapi pelan-pelan dulu, nikmati setiap keluh kesah ini. Tidak harus bersama karena kita punya cara dan jalan masing-masing. Tapi kalau kita bisa melewati dan melakukannya bersama, kenapa enggak kan?

        Semoga kita senantiasa bahagia bersama dengan apa yang kita miliki dulu, sekarang dan nanti yang akan datang.

Bagian Perjalanan 1

Jika dia sudah selesai, aku masih harus menyusuri ini sendiri. Memikirkan kembali kenapa harus terlambat sejauh ini dari dia dan semua orang.

Mari Tidak Terlalu Sering Menyapa

    Jika kita terlahir kembali, mari tidak melakukan hal seperti ini lagi, mari tidak terlalu sering menyapa ataupun bertemu. mari tidak terlalu berharap banyak dan mari tidak membuat banyak obrolan dan janji. Jadi meski kita berpisah, kita bisa saling melepas tanpa memendam banyak luka. Aku jadikan kenangan baik.

    Sekarang aku tau, cinta yang terlalu dalam itu tidak akan menjadi baik, itu akan menjadi luka. Seperti ini jawaban darimu. 

    Mari bernostalgia dimasa lalu kita, walaupun masa yang aku buat sendirian. Meski banyak waktu berlalu dan kita melupakan satu sama lain, kumohon jadilah lebih bahagia dari aku, dari apa yang sudah kamu punya saat ini.

    Andai aku bisa mengatakan ini adalah perasaan cinta, meski kemudian aku tidak tau jawabannya darimu. Setidaknya sekarang aku tau, bahwa perasaan yang terlalu dalam akan membawa akhir yang menyedihkan.

    Aku mendoakanmu dengan cinta selanjutnya.