Kuno ya teman-temanku ini. Aku pun iya. Gelang yang jadi rebutan antara aku dan Riris jadi bahan tertawaan mereka, katanya "warnanya biru makanya jadi rebutan". Padahal aku tau betul warna kesukaan Riris tuh bukan biru, tapi merah. Setidaknya aku menang.
Tadi aku menyimpan surat dari teman-temanku di kaleng yang aku tempel kertas gambar, surat dari Ira, Cicik, Riris, Beti dan ada juga surat menyebalkan dari Diah. Ira memberikan kado kalung lumba-lumba jadi aku berikan gelang kupu-kupu warna coklat. Kita saling tukar dan hanya kita berdua, mungkin Ira itu berbeda.
Ira bilang dia minta doa dariku agar lolos masuk di MAN Srono, ya tentu saja bukan hanya Ira tapi Riris dan Cicik juga daftar lewat jalur undangan pakai nilai rapot. Aku antara harus sedih dan senang, karena pasti kita akan beda sekolah, tapi yaudah gak masalah. Semoga dapat yang terbaik untuk mereka:)
Ira bilang akan coba hubungi aku pakai E-mail saat SMA nanti, iya tentu saja itu ide bagus, karena gak mungkin ya kan kita tetap kirim surat seperti ini. Ira benar-benar tau ya aku tadi lagi sedih, dia gak berhenti memuji aku karena aku mendapat nilai bagus mata pelajaran bahasa Indonesia.
Ira juga cerita orang yang dia suka tapi dia malu untuk cerita, hehe sama sih aku juga malu mau cerita bahkan ke diri aku sendiri. Orang yang aku sukai aja tiap hari ketemu di kelas dan selalu minjam pulpenku.